Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012
MENINGKATKAN INOVASI Untuk menghadapi dinamika perubahan dan kompetisi yang sangat tajam dan ketat dan demi keberangsungan hidup organisasi itu sendiri, maka setiap orang dalam organisasi dituntut untuk dapat berfikir dan bertindak secara inovatif. 1. Memiliki visi untuk berubah Jangan berharap suatu tim akan menjadi inovatif apabila mereka tidak mengetahui tujuan yang hendak dicapai ke depan. Inovasi harus memiliki tujuan dan seorang pemimpin harus mampu menyatakan dan mendefinisikan tujuan secara jelas sehingga setiap orang dapat memahami dan mengingatnya. Para pemimpin besar banyak meluangkan waktu untuk menggambarkan dan menjelaskan visi, tujuan dan tantangan masa depan kepada setiap orang . Mereka berusaha meyakinkan setiap orang akan peran pentingnya dalam upaya mencapai visi dan tujuan, serta dalam menghadapi berbagai tantangan. Mereka mengilhami kepada setiap orang untuk menjadi enterpreneur yang bersemangat dan menemukan cara-cara yang inovatif untuk memperoleh kesuks...
S abar dan I khlas Sabar : menahan diri dalam melakukan sesuatu atau meninggalkan sesuatu untuk mencari keridhaan Dalam Islam, sabar artinya sanggup menahan diri. Kesusahan yang diterima tidak menyebabkan perubahan perilaku. Ikhlas itu lebih berat dari sabar. Secara bahasa, ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. Dalam Islam, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa mengharapkan apapun dari yang lain. Metriknya ikhlas: orang ikhlas itu dipuji atau dicaci hatinya sama saja. Dipuji-puji tidak merasa besar, dicaci macam apapun tidak merasa rendah. Tips untuk ikhlas dapat dibaca di   hadis tentang ikhlas yang diriwayatkan oleh Muaz bin Jabal . Tips dari Rasulullah untuk kita dapat ikhlas dapat dibaca di akhir hadis itu, yaitu sebagai berikut: ·                      kalau dalam amalanmu ada kelalaian maka ta...
PEMBELAJARAN DENGAN MODEL KOOPERATIF TYPE STAD  BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Masalah Sejak ditetapkannya Permendiknas No.22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan berikutnya Permendiknas No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan(SKL), maka sekolah dari jenjang pendidikan dasar dan menengah diterapkan kerikulum baru yang dikenal dengan sebutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sebagai penyempurnaan dari Kurikulum Berbasis kompetensi (KBK) tahun 2004. Semangat yang menjadi dasar pemberlakuan KTSP ini adalah semangat perubahan, perubahan dari suasana keterpasungan menjadi suasana yang penuh dengan kebebasan dan kreativitas. Dari segi proses pembelajaran, KTSP menghembuskan perubahan dari model pembelajaran yang berpusan pada guru (Teacher Centerd) menjadi model pembelajaran yang berpusat pada siswa ( Student Centered) , perubahan dari kegiatan mengajar menjadi kegiatan membelajarkan. Penerapan KTSP membuat guru semakin pintar dan kreatif,...