Langsung ke konten utama

Belajar dalam Masa Covid-19

Covid-19 memberika pelajaran bagi saya khususnya, saya sadar dengan menajaga kesehatan itu adalah penting dan menjadi kewajiban serta In Shaa Alloh jadi ibadah dengan menjaga kesehatan ini dengan ikhlas berharap kepada Alloh agar selalu dilindungi dan disehatkan karena-Nya.

Dalam situasi sekarang aku bisa paham dan saya bisa menghagai perjuangan anak-anak dalam mencari pendidikan serta jerih payah orang tua untuk memajukan anak-anaknya mendapat pendidikan. 
Perjuangan para guru di pelosok nun jauh disana yang daerahnya tidak terjangkau angkutan umum serta fasilitas seperti halnya di kota. 

Pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 saat ini dengan segala kekurangan tetap harus berjalan. Di SMPN 3 Cipanas sistem Pembelajaran dengan Kombinasi antara Daring dan Luring, karena letak geografis dan tempat tinggal sebgaian besar siswa jauh dan tidak ada fasilitas HP serta tidak terjangkau signyal Internet. Kami bentuk kelompok per tempat tinggal satu kelompok terdiri dari 3 sampai 5 orang, masing-masing kelompok dibentuk satu orang sebagai ketua kelompok untuk menampung permasalahan dan pengumpulan pekerjaan siswa, masing-masing ketua kelompok yang mempunyai fasilitas HP untuk pembelajaran jika ada pembelajaran itu harus daring serta Absensinya secara online. Selama pemeblajaran guru-guru secara terjadwal untuk roudshow kunjungan BDR untuk mengetahui permasalahn dan kekurangan dari sistem yang diterapkan. Secara Luringnya Setiap guru membuat panduan BDR dan LKPD dengan dibagikan kepada semua siswa melalui Ketua Kelompok tersebut. 

Kunjungan BDR setiap hari oleh guru secara bergiliran, kekurangan atau masalah yang dihadapi siswa, orang tua dan Guru mapel secara berkala direfleksi dan dipetakan untuk mencari solusi/rekomendasi penyelesaian masalah tersebut. Dalam hal ini Implenntasi pelaksanaan SPMI saat masa Pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasan tetap kami jalankan. 

Saya melakukan Monitoring BDR sudah beberapa tempat, permasalahan yang dihadapi adalah perhatian orang tua dalam membimbing, mengawasi siswa BDR masih rendah karena kebutuhan ortu ( kerja), sehingga anak-anak sebagian besar tanpa pengawasan orang tua sehingga belajar belum maksimal. 

Harapan secepatnya bisa melaksanakan Tatap Muka walau tetap menjalankan Protokol Kesehatan tetapi sedikit bisa terkontrol belajar siswa. 

Covid-19 secepatnya enyahkan dari bumi ini Yaa Robb... Aamiin.









Komentar

smpnegeri3cipanas mengatakan…
selalu ada jalan keluar untuk belajar walapun dalam masa pandemi, tak terhalang karna menuntut ilmu adalah sebagian dari ibadah dan salah satu bentuk syukur kita kepada sang pencipta..

semangat belajar pantang mundur anti kendur

mudah-mudahan Covid-19 segera Allah angkat dari bumi ini Aaamiin
Creativitas mengatakan…
Aamiin....Makasih atas semua kinerjanya, semangatnya luar biasa....bangga. semoga Alloh Ridho

Postingan populer dari blog ini

YANG BENAR DAN YANG SALAH Sekedar renungan untuk memeriksa diri dalam kebenaran atau kesalahan Ketenangan hanya datang dari Alloh, Ciri orang jujur pasti tenang dan orang yang dusta akan resah Orang yang benar akan diberi ketenangan dan jernih dalam menghadapi masalah, orang yang salah akan galau, penuh amarah dan emosional Orang yang benar akan puas dengan dukungan A lloh, orang yang salah akan kasak kusuk mencari dukungan manusia Orang yang benar akan memberi penjelasan apa adanya dengan baik, orang yang salah akan mencari dukungan dengan menjelek-jelekan, kebohongan, dan kata-kata yang buruk Orang benar selalu menginginkan islah, kebaikan, persaudaraan, orang yang salah cenderung menyakiti dan membuat perpecahan, sikap yang bermusuhan Orang yang benar akan konsisten selalu bicara dan bersikap benar dihadapan siapapun, orang yang salah tak akan konsisten beda-beda seperti bunglon/munafik Orang yg benar sama sekali tak takut dengan resiko duniawi, tapi takut oleh resi...

Jejak Akar dalam Karya

Cerita ini adalah Filosofi Kehidupanku dalam menjalankan tugas  Saya bertugas mulai tahun 1989 sampai sekarang, penuh dengan cerita dan proses perjuangan seperti halnya akar yang selalu tangguh menembus tantangan untuk kebermanfaatan pada orang lain.  Sekelumit cerita saya bisa di akses di sini Mohon masukan Jejak Akar Dalam Karya ( Cerita seorang perantau yang tetap berkarya berbekal kemampuan berharap Ridho Alloh)
  NGOBROL ITU TAK MUDAH   Ngobrol itu bukan perkara mudah, bila tak hati-hati akan sumber jadi pengotor hati dan pengundang berbagai masalah Semakin banyak bicara semakin berpeluang tergelincir niat dan kata, akan semakin jadi dosa, mengeraskan hati, dan jauh dari Alloh Dalam obrolan yg tak hati2 bisa jadi riya/pamer, bisa ujub membangga2kan diri, bisa sombong, bisa ghibah,  bisa jadi sumber fitnah dan lain-lain Orang yang senang bicara ngaler ngidul menandakan kurang iman, tak sadar bahwa perkataannya tercatat dan pasti ada balasannya Orang yang banyak ngobrol segala macam yang tak perlu, biasanya sangat kurang dzikirnya Obrolan seseorang yang bermutu cirinya kata-katanya selalu terkait dengan Alloh, jadi ilmu yang manfaat, menyentuh hati dengan hikmah dan jadi solusi Semakin yakin Alloh Maha Mendengar, semakin hati-hati menjaga lisannya, dan akan semakin berkualitas sikap dan ucapnya semakin terpelihara lisannya, semakin nyaman hati i...