TEGAR " Bertahan Tanpa Mengeluh"
Buku ini lahir dari refleksi mendalam tentang hidup tentang luka yang terkadang sulit untuk diungkapkan, tentang air mata yang sering jatuh dalam keheningan, serta tentang kekuatan yang muncul saat seseorang memilih untuk tidak mengeluh.
Kisah ini tidak bermaksud menggurui, melainkan menjadi pendamping. Menjadi teman sunyi bagi siapa pun yang sedang berjuang dalam kesunyian.
Melalui kisah Alya, penulis mengajak pembaca untuk menyelami perjalanan batin seorang perempuan yang belajar untuk berdiri, bertahan, dan berdamai dengan takdirnya, tanpa kehilangan kelembutan hati.
Alya bukanlah sosok yang sempurna. Ia rapuh, merindukan, pernah merasa lelah, dan diuji oleh keadaan yang tidak selalu bersahabat. Namun, di situlah letak keteguhannya, ia memilih untuk tenang, bersabar, dan menggenggam doa ketika hidup menuntut lebih dari yang mampu ia ungkapkan.
Penulis
berharap buku ini dapat menjadi ruang jeda, tempat bagi pembaca untuk menarik
napas, menenangkan hati, dan kembali percaya bahwa setiap jalan hidup memiliki
makna. Bertahan
tanpa mengeluh bukan berarti meniadakan perasaan, melainkan mengolahnya dengan
iman, harapan, dan keikhlasan.
Silahkan Bisa dibaca di sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar